Pengelola :

Ketua Program Studi : Dr. dr. Sutopo Patria Jati, M.M., M.Kes

Sekretaris Program Studi : Dr. dr. Sri Achadi Nugraheni, M.Kes

 

Terakreditasi : A Nomor : 0157/LAMP-TKes/Akr/Mag/XI/2015

Gelar Lulusan : Magister Kesehatan Masyarakat (M.Kes)

Berlaku : Sampai 7 November 2020


Jurnal : Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia (ISSN : 2303-3622)

 

Visi Program Studi :

“Menjadi program studi magister yang unggul dalam bidang ilmu kesehatan masyarakat di tingkat nasional dan internasional pada tahun 2020.”

Misi Program Studi :

Untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan, maka misi Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan sehingga menghasilkan lulusan yang mempunyai keunggulan kompetitif, komparatif secara internasional dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni;

2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian, publikasi serta kepemilikan hak atas kekayaan intelektual sebagai upaya pengembangan ilmu, teknologi dan seni dengan mengedepankan budaya dan sumber daya lokal;

3. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan sehingga menghasilkan lulusan yang mempunyai keunggulan kompetitif, komparatif secara internasional dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni;

4. Meningkatkan profesionalisme, kapabilitas dan tata kelola serta kemandirian penyelenggaraan perguruan tinggi;

 

Tujuan Program Studi :

1. Tujuan Program Studi MIKM Point 1 :

a. Mengembangkan MIKM UNDIP sebagai wahana professional development;

b. Menciptakan suasana pendidikan MIKM UNDIP yang kondusif dan kontributif terhadap pengembangan IPTEK di bidang kesehatan masyarakat;

c. Mengembangkan program beasiswa unggulan mahasiswa MIKM UNDIP.

2.Tujuan Program Studi MIKM Point 2 :

a. Mengembangkan penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan MIKM UNDIP untuk mendukung terwujudnya UNDIP sebagai universitas riset;

b. Mengembangkan sistem manajemen pengelolaan dan jaminan mutu riset serta publikasi ilmiah di lingkup MIKM UNDIP;

c. Meningkatkan promosi penelitian dan pusat-pusat penelitian unggulan untuk mendukung kapasitas riset dan publikasi hasil riset di MIKM UNDIP.

3. Tujuan Program Studi MIKM Point 3 :

a. Memanfaatkan hasil penelitian di bidang kesehatan masyarakat ke dalam bentuk pengabdian masyarakat di lingkungan MIKM UNDIP;

b. Mewujudkan program pengabdian masyarakat berbasis pembangunan kesehatan yang berwawasan lingkungan di MIKM UNDIP;

c. Meningkatkan promosi pengabdian masyarakat di MIKM UNDIP.

4. Tujuan Program Studi MIKM Point 4 :

a. Mengembangkan sistem penjaminan mutu pendidikan dan pranata manajemen SDM serta tata kelola yang baik di lingkup MIKM UNDIP;

b. Meningkatkan efektivitas alokasi dana dan implementasi RBA MIKM UNDIP;

c. Meningkatkan sistem manajemen SOP di MIKM UNDIP.

5. Tujuan Program Studi MIKM Point 5 :

a. Mengembangkan kerjasama dengan mitra MIKM UNDIP dalam penerapan penelitian dan pengabdian masyarakat;

b. Mengembangkan sinergisitas antara kegiatan kerjasama dengan penelitian dan pengabdian untuk mendukung pendidikan di lingkungan MIKM UNDIP;

c. Meningkatkan kerjasama di tingkat nasional dan internasional dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

 

Profil Lulusan :

· MANAGER PELAYANAN KESMAS

· EDUCATOR BIDANG KESMAS

· KONSULTAN BIDANG KESMAS

· PENELITI BIDANG KESMAS

· LEADER DALAM BIDANG KESMAS

 

Kompetensi Lulusan :

1. Manajer Pelayanan Kesehatan/Program Kesehatan.

Kompetensi Utama :

· Memiliki kemampuan memahami masalah kesehatan dalam berbagai bidang dan jenjang pelayanan.

· Memiliki kemampuan dalam pemecahan masalah kesehatan.

· Menguasai metode pengambilan keputusan yang efektif menggunakan pendekatan evidence based management practice.

· Memiliki Kemampuan dalam mengimplementasikan dan mengembangkan fungsi-fungsi manajemen kesehatan (Pelayanan dan program yang mencakup komunikasi, kerjasama, kepemimpinan, advokasi, perencanaan, pengorganisasian, monitoring dan evaluasi, inovasi, pengelolaan sumber daya, SIK).

2. Educator (organization empowerment)

Kompetensi Utama :

· Mampu mengembangkan materi ilmu dalam bidang administrasi dan kebijakan kesehatan.

· Mampu melakukan edukasi dalam bidang administrasi dan kebijakan kesehatan.

· Mampu mengembangkan metode dalam organization empowerment bidang kesehatan dalam berbagai jenjang di institusi pemerintah maupun swasta.

3. Konsultan dalam bidang administrasi dan kebijakan kesehatan.

Kompetensi Utama :

· Memiliki kemampuan untuk menganalisis dan memecahkan masalah administrasi dan kebijakan kesehatan.

· Memiliki kemampuan menyusun strategi pemecahan masalah dalam berbagai bentuk (policy brief, rekomendasi dan sebagainya).

· Mampu melakukan technical assistance/pendampingan.

4. Peneliti Bidang administrasi dan kebijakan kesehatan .

Kompetensi Utama :

· Mampu merencanakan dan menyusun proposal penelitian bidang administrasi dan kebijakan kesehatan .

· Mampu mengembangkan instrumen penelitian.

· Mampu mengelola dan menganalisis data penelitian .

· Mampu menulis dam mempresentasikan hasil penelitian.

· Mampu mempublikasikan hasil penelitian dalam jurnal dan forum ilmiah

5. Leader bidang administrasi dan kebijakan kesehatan .

Kompetensi Utama :

· Mampu menyusun dan mengkomunikasikan visi, misi dan value pada stakeholder

· Membangun tim untuk implementasi administrasi dan kebijakan kesehatan.

· Mampu mempengaruhi orang lain dalam pencapaian standar dan akuntabilitas.

· Mampu membangun strategi untuk peningkatan kapasitas pada level individu maupun organisasi.

 

Metode Pembelajaran :

Ceramah, diskusi, penugasan (studi kasus), presentasi, kunjungan lapangan, residensi dan praktikum. Proses pembelajaran antara lain dilakukan dengan metode Student Centered Learning (SCL). Selain menggunakan buku acuan, handout dan petunjuk praktikum, mahasiswa juga diberi tugas individu maupun kelompok yang dipresentasikan, didiskusikan dan diperbaiki bila masih ada kesalahan.

 

Dukungan yang diberikan kepada Mahasiswa dalam Proses Pembelajaran :

1. Ruang kuliah yang nyaman dilengkapi dengan AC, LCD, dan Akses Internet

2. Koleksi perpustakaan yang cukup lengkap

3. On-line Journal gratis

4. Musholla yang nyaman

5. Fasilitas pendukung lainnya

 

Metode Evaluasi dan peningkatan Kualitas dan Standar Proses pembelajaran :

1. Evaluasi proses pembelajaran oleh Tim Monitoring Jaminan Mutu.

2. Mekanisme umpan balik mahasiswa.

3. Pengembangan staf dalam bidang ilmu kemampuan mengajar

4. Tracer Study yang melibatkan alumni.

 

Kriteria Kelulusan :

1. Telah lulus dari semua mata kuliah dengan nilai minimal C, telah menempuh 42 sks untuk konsentrasi AKK, 44 SKS untuk konsentrasi AKK minat MKIA, 46 sks untuk konsentrasi ARS dan 43 sks untuk konsentrasi SIMKES.

2. Telah menyelesaikan semua persyaratan administrasi umum, keuangan, perpustakaan dan akademik.

3. Telah menempuh dan lulus ujian tesis dengan nilai minimal B.

4. IP Kumulatif ≥ 2,75 tanpa nilai D dan E.

 

Metoda Penilaian :

Ujian Semester (UTS dan UAS) dan Ujian Tesis, yang dilaksanakan dengan beberapa cara yaitu : ujian tertulis, lisan, tugas penulisan makalah atau seminar dan kombinasi dari berbagai cara tersebut.

 

Kriteria Seleksi Calon Mahasiswa:

1. Memiliki ijazah Sarjana (S1).

2. IPK > 2,7

3. Lulus seleksi masuk (Materi seleksi terdiri dari : Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Bahasa Inggris, Tes materi khusus dan tes wawancara).

 

Profil Kerjasama :

1. MoU dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Jepara, Pekalongan, Kudus, Batang, Brebes untuk kegiatan Residensi Konsentrasi AKK, KIA dan Simkes.

2. MoU dengan RSUP. Dr. Kariadi, RS Pantiwilasa Citarum, RS Pantiwilasa Dr. Cipto, RSUD. Tugurejo, RS. St. Elisabeth, RS Islam Sultan Agung, RSUD. Ketileng untuk kegiatan Residensi Konsentrasi ARS.

3. Perjanjian kerjasama antara BKKBN Jawa Tengah dengan Undip tentang program KB dan kesehatan reproduksi keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga untuk kurun waktu 2 Maret 2009 s.d. 2 Maret 2012 dengan manfaat yang diperoleh adalah pertukaran SDM, pemanfaatan fasilitas, pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan, serta teknologi informasi (magang).

4. Kerjasama antara Undip, Uncen, Poltekkes Jayapura dan Unicef Indonesia untuk kurun waktu 11 Oktober 2011 s.d. 11 Oktober 2015 dengan manfaat yang diperoleh adalah meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan masyarakat di Indonesia dalam rangka keselarasan bersama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.